Info seputar lirik dan musik

Kumpulan Contoh Lirik lagu Pupuh Maskumambang - Lagu Sunda

Pupuh Maskumambang adalah salah satu dari 17 Pupuh yang ada. Berikut ini Kumpulan Contoh Pupuh Maskumambang. Disertai juga pengertian, Cara menghitung Guru Wilangan dan Guru Lagu. Lirik dan info lengkapnya bisa anda baca disini.

Lirik Lagu Pupuh Maskumambang


Kategori : Lagu Daerah

Lagu Pupuh Maskumambang
Pupuh Maskumambang adalah salah satu dari 17 Pupuh yang ada dalam bahasa Sunda.Ciri khas Pupuh yang satu ini adalah liriknya yang menggambarkan tentang sebuah kesedihan yang mendalam dan juga prihatin, atau jika dalam bahasa Sunda yaitu : " Tembang pupuh nu ngagambarkeun kanalangsaan, sedih bari ngenes haté".

Ada beberapa hal yang perlu diketahui dalam Pupuh Bahasa Sunda yaitu :
  • Suku kata disebut : Guru Wilangan
  • Baris disebut : Padalisan
  • Bunyi vokal terakhir dalam setiap baris disebut : Guru Lagu
Jumlah huruf vokal dalam bahasa Sunda ada 7, yaitu : a, i, é, u, o, e, dan eu. Dalam setiap pupuh terdapat beberapa perbedaan dalam jumlah padalisannya (Jumlah baris), contohnya seperti : Pupuh Dangdanggula ada 10 padalisan, Pupuh Sinom ada 9 padalisan. Sedangkan dalam Pupuh Maskumambang padalisannya ada 4.

Adapun beberapa Pupuh lainnya selain pupuh Maskumambang yaitu :
  1. Pupuh Asmarandana (Menggambarkan Rasa Cinta)
  2. Pupuh Balakbak (Menggambarkan Candaan)
  3. Pupuh Dangdanggula (Menggambarkan Ketentraman, Kebahagiaan dan Keagungan)
  4. Pupuh Durma (Menggambarkan Rasa Marah, Besar Hati dan Semangat)
  5. Pupuh Gurisa (Menggambarkan tentang lamunan)
  6. Pupuh Gambuh (Kesedihan, Kepiluan dan Kesusahan)
  7. Pupuh Juru Demung (Menggambarkan kebingungan)
  8. Pupuh Kinanti (Menggambarkan kerinduan)
  9. Pupuh Ladrang (Menggambarkan Suka bercanda)
  10. Pupuh Lambang (Menggambarkan candaan yang harus dipikir dulu)
  11. Pupuh Magatru (Menggambarkan tentang Kesedihan, penyesalan diri sendiri dan nasihat)
  12. Pupuh Mijil (Menggambarkan Kesedihan yang masih ada harapan)
  13. Pupuh Pangkur (Menggambarkan Kemarahan yang terpendam)
  14. Pupuh Pucung (Menggambarkan tentang kemarahan terhadap diri sendiri)
  15. Pupuh Wirangrong (Menggambarkan tentang rasa malu atas prilaku sendiri)
  16. Pupuh Sinom (Menggambarkan Kegimbaraan dan Cinta)

Cara menghitung Guru Wilangan, Guru Lagu dan Padalisan dalam Pupuh :
Hal yang perlu dilakukan cukup mudah, contohnya seperti ini :
  • Hey manusa mana kaniyaya teuing (12i)
  • Teu aya rasrasan (6a)
  • Kawula make disumpit (8i)
  • Naha naon dosa kula (8a)
Pupuh di atas adalah salah satu contoh Pupuh Maskumambang, karena isinya menggambarkan tentang kesedihan yang sangat mendalam dan jumlah baris (padalisannya) ada 4. Cara menghitung Guru Wilangan yaitu dengan dengan mengeja jumlah suku kata yang ada dalam satu baris, contoh :
  • Hey manusa mana kaniyaya teuing
Dalam baris pertama ini, anda bisa mengeja suku katanya seperti :
Hey (1), ma (2), nu (3), sa (4), ma (5), na (6), ka (7), ni (8), ya (9), ya (10), teu (11), ing (12).
Jadi bisa disimpulkan jumlah Guru Wilangan dalam padalisan pertama ini ada 12 buah. Sedangkan cara mengetahui Guru Lagu dalam setiap baris (padalisan) itu cukup mudah. Pertama perlu diketahui, bahwa Guru Lagu mengambil huruf vokal bahasa Sunda terakhir yang ada dalam setiap baris (padalisan). Contohnya :
  • Hey manusa mana kaniyaya teuing
Anda bisa melihat Guru Lagu dalam baris (padalisan) ini adalah huruf (i). Karena huruf vokal tersebut terletak di bagian akhir baris setelah huruf (vokal eu). Jadi kesimpulannya yang di ambil adalah huruf vokal (i), meskipun kedua huruf vokal antara (i) dan (eu) berada dalam satu kata. Namun yang diambil adalah yang paling akhir dalam baris tersebut.

Dalam penerapannya, Guru Wilangan dan Guru Lagu disatukan, contohnya seperti ini :
  • Hé barudak kudu mikir ti leuleutik (12i)
  • tulang asa bejad (6a)
  • Kawula make disumpit (8i)
  • Naha naon dosa kula (8a)
Guru Wilangan dalam baris pertama (Padalisan pertama) ada 12, dan Guru Lagunya adalah huruf vokal (i), jadi Guru Wilangan dan Guru Lagu disatukan dalam penulisannya, contohnya dalam baris pertama ada 12 Guru Wilangan dan huruf (i) sebagai Guru Lagu, jadi ditulis 12i. Untuk lebih jelasnya, anda bisa melihat contoh contoh Pupuh Maskumambang di bawah.
Lihat juga lirik lagu lainnya : Lirik Lagu Boneka Abdi dan Artinya (OST. Danur)
Berikut ini adalah selengkapnya Contoh Contoh Lirik Pupuh Maskumambang - Lagu Sunda.


Pupuh Maskumambang

Contoh Lirik Lagu Pupuh Maskumambang

Hey manusa mana kaniyaya teuing (12i)
Teu aya rasrasan (6a)
Kawula make disumpit (8i)
Naha naon dosa kula (8a)

Padalisan : 4
Guru Wilangan dan Guru Lagu : 12i-6a-8i-8a
-------

Hé barudak kudu mikir ti leuleutik (12i)
manéh kahutangan (6a)
ku kolot ti barang lahir (8i)
tepi ka ayeuna pisan (8a)

Padalisan : 4
Guru Wilangan dan Guru Lagu : 12i-6a-8i-8a
------

Hulu abdi karaosna langkung nyeri (12i)
tulang asa bejad (6a)
tanduk mah pon kitu deui (8eu)
taya raoskeuneunnana (7a)

Padalisan : 4
Guru Wilangan dan Guru Lagu : 12i-6a-8eu-7a
------

Na dikinten abdi mo ngarasa nyeri (12i)
pedah kabisan (5a)
tapi yaktosna mah abdi (8i)
ngan bakating kumawula (8a)

Padalisan : 4
Guru Wilangan dan Guru Lagu : 12i-5a-8i-8a
------

Anak manuk dikatepel budak jail (8i)
jangjangna getihan (6a)
rek hiber teu bisa usik (8i)
duh manusa kaniaya (8a)

Padalisan : 4
Guru Wilangan dan Guru Lagu : 8i-6a-8i-8a
--------

Mun maranéh salawasna caang pikir (12i)
hayang tumarima (6a)
ka kolot tuhu babakti (8i)
tangtu manggih kasenangan (8a)

Padalisan : 4
Gruru Wilangan dan Guru Lagu : 12i-6a-8i-8a